Kegemaran Saya Menonton Film

Saya tidak akan membual tentang daftar sempurna yang telah dinilai dan diposting di hampir setiap situs. Sebagai gantinya, saya ingin membagikan 5 film yang telah saya tonton yang telah memengaruhi saya dalam satu atau lain cara juraganfilm.

1 The Shawshank Redemption Setelah menonton film Frank Darabont tahun 1994 ini, saya merasa seperti orang bodoh. Sebelum film itu, saya percaya pada film dengan plot yang menarik dan alur cerita yang dinamis. Film ini, menurut saya, mendefinisikan era modern dalam pembuatan film. Ini berisi semua bahan yang diperlukan, dari pertunjukan akting yang kuat oleh Tim Robbins (dan Morgan Freeman) hingga ketajaman terarah Frank Darabont yang terbukti. Anda tidak dapat menjelaskan detail dengan kata-kata sehingga penting untuk melihat film dan menghargai sisi artistik dari kreativitas.

2 The Matrix: Film ini adalah pelopor fiksi ilmiah modern. Ini memperkenalkan urutan aksi yang apik, sinematografi gerak lambat yang karismatik, dan fiksi ilmiah modern. Penting untuk berpikir dengan hati-hati saat Anda menonton film. Gagasan tentang realitas ganda dan keberadaan dunia yang dikendalikan mesin, yang menggunakan panas tubuh manusia dan energi elektrokimia sebagai sumber energinya, membutuhkan pemikiran yang serius. Keanu Reeves, sang pemeran utama, pernah mengaku tak bisa memahami sepenuhnya plot Wachowski Brothers. Ini pada dasarnya adalah pertempuran antara mesin dan manusia di dunia virtual, di mana tujuan akhir manusia (peretas) adalah untuk meretas Matrix dan mengalahkan program komputer yang kuat. Anda akan sulit membayangkan kemungkinan yang begitu jauh di dunia yang bergerak menuju perangkat digital dan otomatisasi. Film ini menggambarkan ras manusia seperti yang terlihat dalam film.

3 Inception: Setelah menonton “Memento” & “The Dark Knight”, saya terkejut menemukan bahwa Christopher Nolan masih memiliki beberapa jus untuk memukau para penggemarnya dengan “Inception”. Meski jalan cerita dan konsep filmnya tidak praktis, konsep kreatif “mencuri mimpi” dan “perjalanan waktu” dihadirkan dengan cemerlang dalam film. Baik akting maupun sinematografinya sangat bagus. Film semacam ini bukan untuk semua orang. Anda harus kreatif dan memiliki logika yang aneh untuk menikmatinya. Kesabaran adalah kunci untuk memahami bagaimana perubahan plot memengaruhi Anda. Terima persyaratan ini dan nikmati perjalanannya.

4) City of God Film Fernando Meirelles (Brasil) ini dengan terampil menggambarkan salah satu realitas paling brutal yang pernah didokumentasikan dalam film. Adegan ini menunjukkan dua pemuda yang tinggal di daerah kumuh Rio-de-Janerio. Mereka masing-masing mengejar jalan yang berbeda dalam hidup. Satu menjadi gangster muda paling terkenal di wilayah tersebut, secara brutal melenyapkan geng-geng saingan. Yang lain, yang ingin lepas dari kemiskinan dan kekerasan, adalah seorang fotografer. Film ini menampilkan gaya sinematografi yang sangat berbeda. Film ini menampilkan adegan-adegan yang bergerak cepat dan tersentak-sentak yang diambil dengan kamera genggam. Beberapa adegan cukup tak terduga, jadi orang harus berhati-hati. Anda akan diliputi keterkejutan dan kekaguman dan Anda akan ingin menemukan gencatan senjata.

Fight Club: Plot film ini cukup unik dan aneh sampai tingkat tertentu – sesuatu yang mendefinisikan David Fincher. Perspektif Fincher tentang konsep kepribadian ganda disajikan dengan luar biasa. Brad Pitt, Edward Norton dan Helen Bonham Carter sama-sama terampil menanganinya di layar. Jika Anda belum menonton filmnya, spoiler tidak akan merusak pengalaman Anda. Ini pasti akan meninggalkan kesan pada sel-sel abu-abu Anda. Ini adalah sesuatu yang akan dikenali banyak orang pada suatu waktu dalam kehidupan profesional atau pribadi mereka.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published.